Traveling

Review Lower East 9 Hostel Kyoto

Halo sobat Gadis Ransel, kali ini Gadis Ransel mau berbagi tentang penginapan di Kyoto. Murah, nyaman, staffnya ramah, lokasi strategis, breakfastnya lumayan, bersih lagi. Sounds so perfect ya! Jadinya sayang kalau tidak dibagikan 😀 .

Bulan Mei 2018 ketika bawa tur ke Kyoto, Gadis Ransel menginap di hostel ini. Salah satu alasan menginap di sini adalah lokasinya yang strategis, dekat dengan halte bus, stasiun subway dan walking distance ke Stasiun Kyoto!

Hostel ini tepat berada di pinggir jalan besar, tepatnya Kujo Dori (Jalan Kujo) sehingga mudah ditemukan. Papan penanda hostel juga catchable jadi nggak mungkin terlewat.

Bagaimana dengan pilihan kamarnya? Mulai dari dormitory hingga superior twin room ada! Gadis Ransel terbiasa menginap di dormitory room dengan ranjang bunk bed alias bertingkat yang biasanya terbuat dari besi. Jadi agak menakutkan sedikit kalau pas dapat ranjang di atas hahaha. Namun desain bunk bed di hostel ini agak berbeda, dari kayu dan bermodel semi kapsul. Awalnya Gadis Ransel pikir akan terasa sempit dan pengap, ternyata tidak sama sekali!

Gadis Ransel memilih dormitory dengan 12 bunk bed. Buat teman-teman yang sudah pernah ke Jepang tahulah ya betapa sempitnya. Namun meskipun begitu, masih tetap lumayan leluasa untuk berjalan. Kamar dormitory lain berisi 4 dan 8 bunk bed juga adaOya, untuk yang menginap di dormitory akan disediakan loker gratis untuk menaruh barang. Kemudian yang terpenting adalah cahaya matahari masuk ke dalam kamar. Masing-masing akan mendapatkan selimut, 2 buah handuk dan penggantung baju di dalam bunk bed. 

img-3259.jpg
Design bunkbed semi kapsul
IMG-3260
Cahaya matahari masuk ke dalam kamar

Lalu bagaimana dengan fasilitas yang ditawarkan? Ada kamar mandi yang bergaya Jepang, make up space lengkap dengan hair dryer, shared space yang luas, dapur, dan komputer. Untuk fasilitas lain yang berbayar adalah mesin cuci (300 Yen), mesin pengering (100 Yen), dan sikat gigi (100 Yen). Untuk sampo dan sabun mandi, disediakan gratis di bathroom. Langsung aja yuk lihat fasilitasnya lewat gambar yang Gadis Ransel ambil saat berkunjung. Setelah jalan seharian di Kyoto, Gadis Ransel suka duduk di shared space ini sambil online atau baca buku 😀 .

IMG-3483IMG-3299IMG-3296

IMG-3298
Internetnya cepat banget hehe
IMG-3295
Dapur bersama. Ada kulkas juga.

Bagaimana untuk sarapan? Di hostel ini disediakan sarapan gratis juga loh. Seperti hostel kebanyakan ada telur, toast (rotinya tebal-tebal dan fluffy), selai, susu dan jus. Sarapan mulai pukul 06:30 sampai pukul 09:00 kalau tidak salah ingat.

IMG-3481

Sedangkan kalau teman-teman melewatkan jam breakfast, bisa memesan brunch box seharga 680 Yen. Brunch box ini berisi bacon, sosis, salad, sajian musiman Jepang, telur mata sapi dan toast.

Bangunan guest house ini jadi satu dengan kafe yang ada di bawahnya. Kafe buka mulai pukul 08:00- 23:00. Jam buka ini hanya berlaku untuk tamu saja. Sedangkan yang ingin berkunjung ke kafe saja, buka hinggal 16:30 dimana last order dilayani sampai pukul 16:00 saja. Apabila teman-teman kembali ke penginapan lewat dari pukul 23:00 mereka akan memberi tahu password masuk ke penginapan karena pintu masuk akan terkunci setelah bar tutup.

Staffnya ramah nggak? Uhhh jangan ditanya ya keramahan Japanese seperti apa. Mereka juga bisa berbahasa inggris meskipun aksen Jepangnya masih kental. Saat beres-beres barang mau check out, Gadis Ransel baru sadar kalau cincin yang biasa nangkring manis di jari sudah nggak ada. Setelah urus administrasi, Gadis Ransel titip pesan kalau menemukan cincin tolong kabari dimana udah siap-siap nulis alamat email di kertas. Eh mbak staff yang cantik langsung ngasih cincinnya. Katanya ada yang menemukan. Syukurlah…meskipun nggak mahal, tapi sangat berarti!

Satu lagi, ketika touch down Kyoto, cuaca terus-terusan mendung dan hujan. Di hostel ini juga menyediakan persewaan payung kalau tidak salah sekitar 300-500 Yen tergantung ukurannya. Namun mereka memberikan pinjaman gratis ke kami 😀 .

Teman-teman bisa melakukan reservasi langsung via situs penyedia reservasi hotel atau langsung ke website hostel ini sendiri. Kalau penuh gimana dong? Ada satu lagi cabang Lower East 9 Hostel, namanya juga mirip dan letaknya tidak berjauhan. Namanya The Next Door Lower East 9 Hostel. Keduanya bisa dipesan lewat website mereka di sini.

Pemandangan luar dari The Next Door Lower East 9 Hostel juga nggak kalah menarik loh. Teman-teman bisa melihat langsung pagoda Toji Temple dari rooftopnya. Hostel ini juga mempunyai kafe di lantai 1 dan lebih besar dari Lower East 9 Hostel yang hanya 2 lantai.

Sekarang sudah nggak bingung lagi kan cari penginapan murah di Kyoto? Masukkan ke list penginapan yang wajib dipilih ketika berada di Kyoto ya!

Selamat liburan 😀 !

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s