Traveling

Kencan Romantis di Hakone Bersama Fujisan

“Wah, aku besok mau kencan di Hakone. Udah nggak sabar rasanya, dibela-belain jauh sampai Jepang”, gumam saya sendiri malam itu di Tokyo.

       Karena ini adalah sebuah kencan yang saya tunggu, saya persiapkan segala sesuatunya dengan baik berupa free pass ke Hakone, sunglasses, kamera, dan dompet. Loh? Kencan apa sih ini? Ini kencan buta saya dengan Fujisan! Iya Gunung Fuji yang kita pelajari di buku IPS SD 😀 😀 :D.

       Sehari sebelum keberangkatan, saya membeli Hakone free pass. Apa sih Hakone free pass? Jadi Hakone free pass adalah day pass yang mengcover semua transportasi yang ada di Hakone dan kereta dari Shinjuku ke Hakone dibawah perusahaan Odakyu. Tenang saja, free pass ini bisa dibeli di Tokyo. Dimana? Di Stasiun Shinjuku yang besarnya banget-banget sampai tersesat berkali-kali hahahaha :D.

       Free pass ini sangat cocok untuk teman-teman yang ingin berkunjung ke Hakone, Kanagawa. Dengan 5140 Yen, free pass ini mengcover transportasi berupa bis, kereta, dan cruise di Danau Ashi selama 2 hari. Dijamin nggak menyesal membeli day pass ini. Berikut beberapa rekomendasi sightseeing course dalam sehari beserta dengan perkiraan waktunya.

Capture1CaptureCapture3

     Pembelian free pass ini bisa dilakukan dengan 2 cara, beli langsung ke office atau melalui mesin tiket di seluruh stasiun Odakyu. Nah saya sendiri memang membeli tiket langsung di officenya. Odakyu Office terletak di Stasiun Shinjuku dan beroperasi dari jam 8 pagi hingga jam 6 sore saja. Oke, itu saja informasi yang saya tahu. Sampai disana, alamak ini stasiun besar banget dan banyak orang lalu lalang dengan cepatnya jadi bikin bingung. Nah, saran saya cari saja tulisan Odakyu berwarna biru putih dan ikui saja petunjuknya Pelan-pelan dan tidak usah panik supaya bisa ketemu. Saya orangnya panikan, udah mau nangis kalau nggak bisa beli free passnya. Hahahaha, tapi untungnya ketemu dengan antrian yang mengular karena officenya nggak besar.

image-index-04
Peta kantor Odakyu di Stasiun Shinjuku

       Pelayanan staffnya ramah sekali dan juga mereka bisa berbahasa asing seperti Inggris, Korea, dan China. Intermezo : Pas lagi antri, ada mas-mas ganteng gitu. Saya sudah doa sujud atas bawah biar bisa dilayani sama masnya. Hehehe. Emang bener deh, pucuk dicinta ulampun tiba. Dilayani bener sama mas-mas gantengnya yang ternyata emang orang Korea. Wah mata saya emang nggak bisa ditipu, selalu alert kalau ada cowok Korea! Jadilah kita ngobrol dengan Bahasa Korea, dan dia memuji kemampuan berbahasa saya yang bagus. Waduh, langsung saat itu kaki saya nggak menginjak tanah saking senengnya 😀 ;D ;P.

    Selain Hakone free pass, juga menjual tiket lainnya seperti Kamakura, Enoshima, Tanzawa-Oyama dan lain sebagainya. Mungkin lain kali saya akan mengunjungi Kamakura dan teman-temannya. Semoga!

       Dari sekian blog yang saya baca, ada kalanya juga Fujisan ini tidak muncul ketika diajak berkencan. Waduh bisa nangis darah kalau begini ceritanya. Saya hanya berharap-harap cemas supaya hari itu kencan saya dengan Fujisan sukses. Pagi-pagi ketika bangun tidur saya sempatkan menengok dari balkon penthouse tempat saya tinggal di Tokyo, dan yakin bahwa hari ini kencan saya akan sukses besar.

     Kereta berangkat dari Stasiun Shinjuku menuju Stasiun Hakone Yumoto. Ada dua pilihan kereta yaitu kereta biasa dimana kereta ini berhenti di stasiun yang dilalui dan memakan waktu lebih lama. Sedangkan pilihan kereta lainnya adalah kereta ekspres yang dinamai Romancecar. Nah Romancecar ini langsung menuju Hakone Yumoto tanpa berhenti. Namun, memang harus membayar lebih sebesar 890 Yen untuk sekali jalan. Waktu itu saya memilih keberangkatan dengan Romancecar dan kepulangan dengan kereta biasa. Sehingga total pengeluaran saya untuk Hakone free pass adalah sebesar 6030 Yen. Kalau dirupiahkan sekitar 736 ribu dengan kurs saya waktu itu sebesar 122 . Sungguh kencan yang tidak murah!

img_20151012_084243

       Hari itu saya memilih kereta dengan jam keberangkatan pukul 9 pagi. Namun, saya sarankan untuk memilih kereta yang berangkat pukul 7 pagi. Alasannya? Supaya lebih lama di Hakone dan bisa mengunjungi semua obyek wisata disana. Kalau masih mengantuk atau lelah karena perjalanan hari sebelumnya, bisa tidur di kereta :D. Karena saking excitednya saya justru nggak bisa tidur di kereta. Hahahaha :D. Alasan lainnya, saat perjalanan menuju Hakone, kadang Fujisan menampakkan diri dengan eloknya, dengan gagahnya bikin mata saya sakit kalau merem :P.

       Lama perjalanan dari Stasiun Shinjuku ke Hakone Yumoto adalah 1,5 jam. Nah, ada pengalaman berkesan ketika naik kereta ini. Selain pemandangan sepanjang perjalanan yang bagus, di sebuah stasiun saya lupa tepatnya dimana dan kereta memang tidak berhenti. Beberapa petugas kereta api (pastinya dari Odakyu Line) menyambut penumpang dari luar sambil melambaikan tangan dan memegang papan dalam Bahasa Jepang. Artinya kira-kira : Have a nice trip to Hakone! Berasa ada di film-film Jepang banget :D!

       Begitu sampai di Stasiun Hakone Yumoto saya malah salah masuk kereta kembali ke Odawara hahaha. Walaupun akhirnya bisa kembali lagi. Sesampainya di Stasiun Hakone Yumoto saya sempat mempertimbangkan naik kereta atau pindah naik bis. Akhirnya saya putuskan untuk tetap naik kereta ke Stasiun Gora. Dan kereta ini jalurnya naik gunung saudara-saudara, bukannya lewat terowongan. Sensasi deg-deg serr juga takut kalau keretanya anjlok ataau balik turun lagi. Tapi ternyata enggak hehehe.

dsc_0497dsc_0498

Nah begitu sampai di Stasiun Gora baru saya pindah jalur dengan menggunakan bis ke arah Sengokuhara. Saya ingin melihat silver grass yang memang hanya ada di musim gugur. Menurut informasi yang saya dapat, silver grass ini dapat dilihat dari bulan September sampai dengan pertengahan Desember. Bulan Oktober memang terlalu awal untuk musim gugur dan rumputnya juga belum berubah warna. Masih hijau, tapi bagusnya minta ampun. Bahagia, romantis, dan sebebas merpati rasanya :D. Kabar baiknya lagi tempat wisata ini gratis loh :D. Karena ini daerah pegunungan, tentu saja hawanya dingin. Meskipun begitu, tidak menyurutkan keinginan saya merasakan eskrim rasa teh hijau disana. Ada berbagai macam rasa dan yang paling murah seharga 350 Yen.

IMG_20151012_130616img_20151012_133129IMG_20151012_125220IMG_20151012_125206dsc_0542dsc_0539dsc_0537dsc_0536dsc_0532dsc_0531dsc_0546

     Selesai bermain-main di Sengokuhara saya langsung bergegas ke Togendai karena disini terdapat jaur yang menghubungkan ke Owakudani dan banyak spot bagus untuk melihat Fujisan. Memang sedang nasib atau entah kenapa, ternyata ada erupsi gunung sehingga saya tidak bisa pergi ke Ubako dan Uwakudani. Akhirnya saya memutuskan untuk tetap di Togendai dan menunggu jadwal cruise Danau Ashino. Kesalahan saya adalah tidak memperhatikan jadwal cruise sehingga saya menunggu sekitar 1,5 jam di Togendai untuk cruise selanjutnya. Sambil menunggu saya makan siang di restoran yang ada disana. Harga makanannya cukup mahal buat saya, dimana saya hanya menargetkan maksimal 1000 Yen untuk sekali makan. Tapi rejeki anak sholeh tidak pernah kemana ya, ketemu orang yang bayarin makan siang saya plus birnya hehehe 😀 :D.

20151012_14232520151012_142335

20151012_14234020151012_142354

Tidak lama setelah makan saya langsung menuju dermaga dan langsung naik ke atas kapal. Lama waktu cruise ini sekitar 30 menit dan pemandangan selama cruise bagus bangetttt. Daun-daunan mulai berubah meskipun belum seragam, namun  warna-warni ini menjadi daya tarik tersendiri :D. Selain itu warna langit yang biru cerah dan dinginnya angin selama cruise tidak bisa saya lupakan.

dsc_0635dsc_0633DSC_0632

DSC_0610DSC_0605dsc_0597Menurut peta yang saya dapat dari Hakone free pass, dermaga Hakone Machiko adalah salah satu spot untuk melihat Fujisan. Kelihatan sih, tapi hanya secuil. Kecewa berat pokoknya. Akhirnya saya menghabiskan waktu sejenak untuk duduk di bangku dermaga Hakone Machiko sambil menikmati pemandangan yang menakjubkan ini.

DSC_0644
Cumi bakar seharga 400 yen

DSC_0638

DSC_0636DSC_0641

       Sesuai itinerary saya sih harusnya jalan ke ancient cedar lalu lanjut ke Hakone Jinjja namun saya sudah kesorean. Untuk mengobati kekecewaan saya, saya menikmati perjalanan menuju ancient cedar ini perlahan-lahan. Jalanan sangat sepi dan bersih, serta nyaman. Saya merasa aman sebagai solo traveler.

DSC_0674DSC_0668

       Pas asyik jalan di ancient cedar yang bikin bulu kuduk merinding, saya menoleh ke arah kanan saya. Dan wow, Fujisan akhirnya muncul di spot lain, yaitu dermaga Moto Hakone-ko. Kemunculan Fujisan ini tentu disambut gembira oleh saya. Bagaimana tidak? Pasangan kencan yang ditunggu-tunggu akhirnya muncul juga. Apalagi munculnya dengan cara yang tidak bisa. Maksudnya? Kalau saya perhatikan traveler yang berfoto dengan latar belakang Fujisan, jelas terlihat berwarna biru dengan topping salju putihnya. Sedangkan sore itu, dia terlihat  berkilau tertimpa cahaya matahari yang keemasan. Sungguh, luar biasa. Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata kebahagiaan saya.

IMG_20151012_170450
Asli tanpa editan
IMG_20151012_170418
Would you marry me? Bisik lelaki tepat di telinga saya *ngayal tingkat dewa*

       Saya menunggu sampai matahari agak tenggelam kemudian berjalan mencari halte bus kembali ke Hakone Yumoto. Oya, petang disini terasa lebih cepat, pukul setengah 5 saja sudah gelap! Ternyata perjalanan ini sunguh macet luar biasa hingga menghabiskan waktu 2 jam! Ada dua orang penumpang bersamaan dengan saya naik dari halte bis dekat dengan dermaga Moto Hakone-ko. Mereka sendiri tidak membeli free pass seperti saya. Harga tiket bis yang harus dia bayar ketika turun di Stasiun Hakone Yumoto sebesar 5000 Yen! Hampir seharga free pass saya!

       Setibanya di Hakone Yumoto, saya sempat mampir di toko oleh-oleh dekat dengan stasiun. Sayangnya mereka sudah mau tutup karena sudah mendekati pukul 7. Toko-toko di Jepang memang tutup lebih awal. Mereka juga tidak segan-segan menolak pembeli dengan halus karena sudah mau tutup.

DSC_0697
Suasana kereta kembali ke Tokyo

       Menurut saya, Hakone free pass sangat efisien untuk traveler dengan budget rendah. Dengan free pass ini, penghematan yang dapat dilakukan besar sekali loh! Apalagi kalau teman-teman menggunakannya selama 2 hari penuh , tidak seperti saya yang hanya cuma sehari dan hanya mengunjungi 2 tempat saja. Informasi lebih lanjut mengenai Hakone free pass dan Odakyu bisa diklik disini.

Selamat berlibur ke Jepang! Jangan lupa ajak saya ya 😀 😀 :D.

Hakone, I’ll definitely back someday with the one who I love!😀

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s